Penerimaan Uang Tebusan Tax Amnesty

0

Sumsel Babel Lampaui Target

* Ismiransyah: TA Tahap 2  Ditingkatkan Lagi
* Thomas Jusman: Ayo Gunakan Hak demi Negara
KADIN BABEL – PENCAPAIAN realisasi uang tebusan tax amnesty (TA) tahap pertama, 1 Juli hingga akhir September 2016 DJP Sumsel Babel melampaui target. Target yang ditetapkan adalah Rp 600 miliar sedang realisasi penerimaan mencapai Rp 803 miliar.

“Pencapaian uang tebusan tax amnesty wajib pajak Sumsel Babel Tahap Pertama untuk negara ini berkat kerjasama, gotong royong antara  Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumsel Babel, Pemerintah Daerah, KADIN Provinsi Babel beserta Asosiasi dan para pengusaha yang tergabung di KADIN, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta para wajib pajak yang telah menggunakan haknya mengikuti tax amnesty. Untuk Tahap Kedua, mari kita tingkatkan lagi. Terima kasih atas capaian bersama ini,”  kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sumsel Babel M. Ismiransyah M. Zain yang akrab disapa Rendi.

Ismiransyah menyampaikan capaian target uang tebusan tax amnesty tersebut di hadapan Ketua Umum KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM dan sejumlah Wakil Ketua Umum KADIN, Ketua Apindo Babel HFM Nasution dan para pengusaha di Restoran Aju Pangkalpinang dalam Acara Silaturahmi dan Makan Malam Bersama KADIN Provinsi Babel di Restoran Aju, Jalan Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (12/10-2016).

Irmiransyah didampingi antara lain  Tim DJP Sumsel Babel, Dahlan, Risnandi, Suci,  Kepala KPP Pratama Bangka, Dwi Hariyadi, Kepala KPP Pratama Pangkalpinang, Fadjar Julianto.

Hadir antara lain Ketua Umum KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM, Ketua Apindo HMF Nasution, Penasehat/Pengusaha/Aktivis Lingkungan Hidup dan Penerima Kalpataru Djohan Riduan Hasan, Para WKU dan Pengurus KADIN BABEL,  Agus Ismunàrno, Hendi Gunawan, Antonius Roman, Buyung Eka Sanjaya, Melvina Rusli Suhung, Isnawaty Hadi, Wendo Irwanto, David Liem, Ida, Ratih Wahyuningsih.

Lebih lanjut Rendi merinci pencapaian uang tebusan WP Sumsel Babel 803,07 Miliar itu terdiri dari pencapaian KPP Pratama Pangkalpinang Rp 87,38 Miliar dengan 826 Wajib Pajak (WP), KPP Pratama Bangka Rp 56,77 Miliar dengan 723 WP, KPP Tanjung pandan Rp 22,38 Miliar dengan 474 WP sedang sisanya KPP di Sumsel.

“Bu Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi mengapresiasi capaian Rp 803,07 Miliar dari Sumsel Babel. Apresiasi itu dibarengi dengan kenaikan target menjadi Rp 1,2 Triliun. Tax Amnesty ini untuk negara kita yang luar biasa. Saya yakin para pengusaha yang tergabung di KADIN BABEL dan para wajib pajak lainnya akan menggunakan haknya mengikuti TA sehingga target tercapai,” harap Rendi.

 

Spirit BERGEMA

Ketua Umum KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir Thomas Jusman MM mengapresiasi capaian tax amnesty di Babel, “Pencapaian realisasi uang tebusan tax amnesty yang melampaui target ini membuktikan sinergitas dan gotong royong demi kepentingan bersama dan negara membuahkan hasil. Ketika negara sedang susah, APBNnya terganggu, kita terpanggil untuk berkontribusi. Dan ketika hak tersebut kita gunakan, banyak keuntungan yang didapat oleh wajib pajak yang ikut amnesty yaitu kelegaan; lega secara pribadi dan lega telah ambil bagian berkontribusi pada negara. Tax Amnesty merupakan panggilan kebangsaan kita”

Pada tax amnesty tahap kedua ini, harap Thomas Jusman, para pengusaha dan wajib pajak yang belum menggunakan haknya segera menggunakan haknya. “Secara khusus KADIN BABEL mengimbau seluruh asosiasi yang tergabung dalam KADIN dan para pengusaha yang ada di dalamnya, termasuk pengusaha UMKM, dengan spirit BERGEMA, Bersama Bersatu Bergerak Maju mari kita gunakan hak kita mengikuti tax amnesty demi Babel, negara dan bangsa,” ajak Thomas Jusman.

Sementara Ketua APINDO Babel HMF Nasution mengatakan, sementara ini ada beberapa pengusaha yang masih wait and see; melihat apa yang terjadi dengan tax amnesty tahap pertama. “Ternyata TA tahap pertama berjalan baik, mulus dan tidak ada hal yang merisaukan seperti dijanjikan oleh direktoraat pajak. Keberhasilan TA tahap pertama ini menjadi landasan yang baik pada pelaksanaan TA tahap kedua dan  . seterusnya,” kata HMF Nasution.

Ketua PERWIRA Babel, Isnawaty Hadi yang membina UMKM menyatakan para pengusaha wanita dan UMKM sejatinya akan menggunakan haknya ikut amnesty. “Teman-teman pengusaha wanita dan UMKM akan menggunakan haknya ikut TA. Kami sedang menyiapkan segala sesuatunya sehingga siap seperti administrasi dan dokumentasi status tanah tempat usaha dan lain-lain. Kami terdorong dan ingin menggunakan hak tax amnesty,” ungkap Isnawaty.

Djohan Riduan Hasan mengilustrasikan, “Pengusaha itu ibarat isteri kedua; dirindukan dan dicari ketika dibutuhkan. Nah, kini pengusaha dirindukan dan dicari untuk berkontribusi pada negara. Tax Amnesty merupakan tonggak yang luar biasa. Sebuah terobosan ketika negara sedang carut marut. Semoga kita semua para pengusaha konsisten sehingga TA ini menjadi daya ungkit bagi kemajuan daerah dan bangsa,” tandas Djohan.

 

Jujur dan Iklas

Kepala KPP Pratama Pangkalpinang, Fadjar Julianto berharap masyarakat wajib pajak segera memanfaatkan tahap kedua ini untuk menggunakan haknya mengikuti tax amnesty dengan jujur dan ikhlas. “TA ini merupakan momentum yang luar biasa untuk rekonsiliasi. Kealpaan kita selama 30 tahun ke belakang dihapus dengan keikhlasan kita membayar tebusan,”kata Fadjar.

Sedang ,  Kepala KPP Pratama Bangka, Dwi Hariyadi berharap agar wajib pajak di wilayah Bangka Barat dan Bangka Selatan segera menggunakan haknya di TA tahap kedua ini. “Kesempatan TA ini luar biasa. Ibarat great sale. Jadi sayang kalau haknya tidak digunakan,” ungkap Dwi.

Rendi menutup silaturahmi dengan mengajak wajib pajak di Sumsel dan Babel untuk menggunakan hak tax amnesty di tahap kedua. “Ada Ketua KADIN yang mengatakan kalau tidak menggunakan hak tax amnesty itu buyan (bodoh, red). Di sisi lain dengan mengikuti tax amnesty kita ambil bagian meningkatkan kontribusi perolehan pajak untuk APBN kita, sehingga negara kita menjadi luar biasa” tutup Rendi. (ags)

Share.

About Author

Avatar

Leave A Reply