KADIN BABEL Perkuat Lima Pilar

0
  • SBS: Siap Jadi ‘Jembatan’ ke Pusat
  • KADIN Babel  Ajak Rethinking, Repositioning dan Rebranding
  • Gelorakan Spirit Bersama, Bersatu, Bergerak Maju
  • Timah dan Non Timah Menuju 50 Persen : 50 Persen
  • SBS akan Bawa Aspirasi Babel ke Pusat

KADIN BABEL – Ketua Umum KADIN Indonesia, Suryo Bambang Sulisto menandaskan KADIN Indonesia siap menjadi jembatan antara Pemerintah Daerah dan KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Pemerintah Pusat dalam menyejahterakan masyarakat Babel.

 

Penegasan ini disampaikan oleh Suryo Bambang Sulisto (SBS) seusai melantik Ir Thomas Jusman MM sebagai Ketua Umum KADIN Babel bersama 72 Pengurus KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bhakti 2015 – 2020. Acara Pelantikan diselenggarakan di Ball Room Aurora, Hotel Tanjung Pesona, Sungailiat Bangka, Selasa (13/10-2015).

 

Suryo Bambang Sulisto siap menjadi jembatan ke pemerintah pusat sebagai tanggapan atas permohonan Ketua Umum KADIN Babel Thomas Jusman dan Wagub Hidayat Arsani dalam sambutannya. “Kekuatan lobi Ketua Umum dan Pengurus KADIN Indonesia kiranya bisa membantu KADIN Babel dan Pemerintah Daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat,” harap Thomas Jusman.

 

SBS memahami aspirasi yang disampaikan oleh Wagub Hidayat Arsani dan Thomas Jusman agar Pemerintah Pusat lebih pro Babel dan mendengarkan masukan-masukan dari Bangka Belitung sehingga keputusan dan peraturan-peraturan yang dikeluarkannya tidak merugikan masyarakat Bangka Belitung.

 

Dalam sambutannya, Thomas juga berharap, “Pemerintah baik Pusat  dan Daerah segera merealisasikan janji publik Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Bangka Belitung 20 dan 21 Juni 2015 khususnya penataan penambangan timah yang good mining practice dan melibatkan rakyat, penyelesaian infrastuktur energi listrik,  pelabuhan dan bandara internasional serta infrastruktur lainnya.”

 

Momentum pelantikan, ajak Thomas Jusman,  hendaknya menyatukan perjuangan KADIN Babel yakni mengobarkan spirit BERGEMA; BERsama, BERsatu, berGErak MAju khususnya dalam rangka memahami pelambatan ekonomi Bangka Belitung yang “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”. Selain JATUH akibat pengaruh faktor internasional dan nasional, Perekonomian Babel TERTIMPA oleh ANJLOKnya harga timah.

 

 

Thomas juga mengajak semua pemangku kepentingan dan masyarakat Babel untuk melakukan rethinking, repositioning dan rebranding. “Seraya tetap melakukan good mining practice pada penambangan timah, marilah kita percepat penguatan lima pilar ekonomi Babel seperti pariwisata, industri kreatif, pertanian perkebunan, kemaritiman/kelautan-perikanan didukung oleh pilar ekonomi lainnya,” tegas Thomas Jusman.

 

KADIN Babel, ungkap Thomas Jusman, menyampaikan terima-kasih kepada Pemerintahan Jokowi JK khususnya Kementerian Pariwisata dalam Koordinasi Kemaritiman dan Sumber Daya yang telah memposisikan Babel, khususnya Belitung menjadi “Bali ke Sepuluh” dalam program pariwisata nasional akhir tahun 2015 ini.

 

“Pilihan Pemerintah Pusat menjadikan Belitung menjadi “Bali Kesepuluh” tersebut hendaknya segera ditindaklanjuti melalui prioritas program dan tindakan khususnya dalam artikulasi yang tercermin politik anggaran baik oleh Pemerintah Daerah, Provinsi, Kota dan Kabupaten serta DPRDnya dalam sebuah sinergitas dengan praktisi pengusaha industri pariwisata,”  harap Thomas Jusman.

 

Menuju 50:50

 

KADIN Babel berharap komposisi kontribusi ekonomi berbasis timah dan non timah nantikan bisa seimbang 50 persen: 50 persen. Realitas perekonomian faktual di Babel, kata Thomas Jusman, mencatat; sumber daya alam timah masih dominan dan menjadi andalan dalam kontribusi perekonomian Babel serta sekaligus merupakan komoditi unggulan ekspor dengan komposisi 81,90 Persen dari Total Ekspor dengan tujuan Singapura, Belanda, India, Taiwan dan Jepang (BPS Babel).

 

“Sedang ekpor non timah hanya 18, 10 persen dengan komoditi utama penyumbang ekspor non timah terbesar adalah golongan minyak atau lemak hewani dan nabati diikuti kopi, teh, rempah-rempah, ikan dan hasil olahan ikan, produk kimia, golongan karet dan barang-barang dari karet,” kata Thomas.

 

Struktur komoditi ini, simpul Thomas Jusman, terbukti sangat rentan terhadap perekonomian Babel, khususnya pada kondisi pelemahan ekonomi seperti sekarang ini. BPS Babel mencatat ekspor Bangka Belitung pada Bulan Agustus 2015 menurun drastis hingga 82,18 persen dibanding ekspor Bulan Juli 2015 yang mencapai US$ Rp 103,19 Juta.

 

“Hal ini disebabkan Babel hanya ekpor non timah sebesar US$ 18,39 Juta. Pada bulan Agustus 2015 perusahaan pertambangan timah di Babel tidak melakukan ekspor karena adanya ketentuan ekspor timah terbaru yaitu PERMENDAG NO 33 TAHUN 2015 yang sudah mulai berlaku 1 Agustus 2015. Tentu saja ini mengganggu perekonomian Babel. Syukurlah 14 Perusahaan Tambang Timah telah memperoleh dan memiliki Persetujuan Ekspor Timah Murni Batangan dan September – Oktober ini telah melakukan ekspor sejumlah 7.000 ton ” kata Thomas Jusman.

 

Wagub Babel Hidayat Arsani dalam sambutannya meminta KADIN baik KADIN Babel maupun KADIN Indonesia bisa menyampaikan aspirasi Babel agar Pemerintah Pusat kalau mengeluarkan peraturan hendaknya mengajak bicara daerah. “Jangan sampai peraturan yang dibuat pusat justru tidak kondusif bagi daerah. Sebaliknya, peraturan dari pusat hendaknya mendorong pertumbuhan daerah ke arah yang lebih baik,” ungkap Hidayat Arsani.

 

Hadir menyaksikan pelantikan antara lain Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani,  Para Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Babel, Walikota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah, Sekda  Bangka, Ferry Insani, para tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda.

 

Acara pelantikan dilanjutkan dengan Seminar Nasional mengangkat tema, “Dengan Spirit BERGEMA, KADIN Kepulauan BABEL sebagai Mitra Pemerintah menyatakan siap  mendorong dan mengimplementasikan penguatan lima pilar ekonomi untuk kesejahteraan bersama.” Menghadirkan Ketua KADIN Indonesia Suryo Bambang Sulisto, Menteri Perindustrian yang diwakili Staf Ahli, Kepala Bapeda Babel  Yan Megawandi, Sekda Bangka Ferry Insani. (RED.KADINBABEL)

 

 

 

 

 

 

 

Share.

About Author

Avatar

Leave A Reply