SAMBUTAN KETUA UMUM KADIN PROV KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PADA MUSYAWARAN KOTA VI KADIN KOTA PANGKALPINANG

SAMBUTAN

KETUA UMUM KADIN PROV KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

IR THOMAS JUSMAN MM

PADA MUSYAWARAN KOTA VI KADIN KOTA PANGKALPINANG

QUEEN CROWN, 1 MARET 2016

 

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam Sejahtera bagi Kita Semua

Nammo Buddhaya

Wie De Dong Tian

Om Swastyastu

 

 

Salam KADIN BABEL!

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah menganugerahkan kesehatan prima kepada kita semua, sehingga kita diperkenankan olehNya, berkumpul di Queen Crown dalam rangka menghadiri  Musyawarah Kota VI KADIN Kota Pangkalpinang .

Bapak Walikota dan undangan yang berbahagia, dalam rangka memberikan kontribusi aktif memperkuat perekonomian, khususnya KOTA PANGKALPINANG dan Kepulauan Bangka Belitung pada umumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan konsolidasi organisasi yang semula “mati suri” kini bangkit kembali untuk mendharmabaktikan diri bagi kejayaan Pangkalpinang pada khususnya sebagai ibukota  Negeri Serumpun Sebalai.

KADIN merupakan organisasi yang menjadi payung bagi dunia usaha Indonesia dan semua provinsi, kota dan kabupaten. Berdasarkan UU No.1 tahun 1987, Kadin Indonesia adalah satu-satunya organisasi yang mewadahi para pengusaha Indonesia dan landasan operasional kegiatannya berpedoman pada  Anggaran Dasar dan Anggaran  Rumah Tangga Kadin yang disahkan dengan Keputusan Presiden RI, terakhir dengan Keppres No. 17 Tahun 2010.

Dalam semangat kebangkitannya, KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara terus menerus melakukan konsolidasi organisasi dengan tujuan agar wadah pengusaha  ini semakin aktif menjadi Mitra Strategis Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten se Bangka Belitung. Musyawaran Kota VI KADIN Pangkalpinang merupakan perintah organisasi untuk mengevaluasi gerak kinerja organisasi, bersama bersatu menyusun program kerja dan memilih Ketua KADIN Kota Pangkalpinang.

Kemitraan dalam dimensi ekonomi diwujudkan oleh KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan sejumlah program kerja dan kegiatan yang berorientasi  membangun dan memeratakan perekonomian Pangkalpinang dan Negeri Laskar Pelangi  demi mewujudkan kehidupan ekonomi dan dunia usaha di Babel yang sehat dan tertib berdasarkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

 

Kita bersyukur memiliki seorang Walikota yang berlatar belakang pengusaha, entrepeuner. Tanpa harus merasa juwawa, KADIN sebagai payung para pengusaha, merasa terhormat diberi peran untuk menciptakan pekerjaan, mempertahankan kebebasan berusaha, mendorong persaingan yang sehat, menghasilkan kesejahteraan, memperluas kemakmuran, menjamin inovasi dan kreativitas
mendorong pengembangan kelompok akar rumput, kemajuan sosial dan pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, perkenankan KADIN Kota Pangkalpinang menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mengidentifikasi celah-celah usaha, mencari sumber keuangan dan sumber daya lainnya, menjalankan dan mengelola usaha.

Filosofi kota adalah sekumpulan sistem seperti ekonomi, sosial, transportasi dan politik yang bertautan erat. Kota modern dan maju akan tumbuh dan terus berkembang manakala ada kegiatan ekonomi yang berkelanjutan serta didukung oleh sistem budaya.

Dalam rangkaian sistem itulah pengusaha hadir menciptakan banyak pekerjaan. Kehadiran pengusaha juga mendorong persaingan, yang sangat penting untuk mempertahankan kebebasan dalam usaha, dan mendukung sistem ekonomi pasar yang sudah terbukti cocok untuk pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan memperluas kemakmuran di antara penduduk kota.

 

SMART CITY

 

KADIN BABEL berterima kasih atas atensi Pemerintah Kota yang beberapa waktu lalu melakukan identifikasi  industri pengusaha kecil dan menengah. Kita meyakini, kewirausahaan adalah mekanisme yang efektif untuk memastikan inovasi dan kreativitas, maupun mencapai pembangunan di tingkat akar rumput.

Kita berharap dengan terbentuknya Kepengurusan KADIN Kota Pangkalpinang, KADIN bisa turut berkontribusi dalam mewujudkan konsep smart city dalam meningkat  kualitas hidup masyarakat dalam  8 aspek, yakni pemerintahan yang pintar, pembangunan yang pintar, mobilitas pintar, infrastruktur pintar, teknologi pintar, layanan kesehatan pintar, dan masyarakat kota yang pintar.

Beberapa keyakinan menyatakan bahwa untuk menjadi negara maju, idealnya memiliki 3,5 persen wirausahawan dari total jumlah penduduk. Negara yang sudah mencapai prosentase ideal itu adalah Amerika Serikat dan beberapa negara maju lainnya. Bagaimana dengan Kepulauan Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang? Dari sekitar 340 juta penduduk, baru sekitar 400 ribu yang memilih profesi sebagai wirausahawan atau entrepreneur atau hanya 0,18 persen dari total jumlah penduduk.

Minimnya wirausahawan menjadi salah satu faktor penghambat Indonesia untuk menjadi negara atau kota yang maju. Untuk itu perlu upaya dan kerja keras dari semua pihak, khususnya pemerintah dalam membangun iklim usaha di Indonesia, khususnya di Kota Pangkalpinang. Kita juga perlu menumbuhkan entrepreneur-entrepreneur baru di Kota Pangkalpinang TIDAK HANYA melalui pendidikan dan latihan (diklat) namun juga membuka jalan bagi lembaga-lembaga pembiayaan untuk bisa menopang permodalan masyarakat yang ingin mencoba menjadi entrepreneur.

Tokoh pengusaha senior Ir. Ciputra mengatakan perlu sekitar 4 juta pengusaha untuk bisa mengatasi permasalahan pengangguran dan kemiskinan di tanah air. Kemunculan para pengusaha di kota Pangkalpinang, otomatis membuka peluang adanya lapangan pekerjaan. Semakin banyak lapangan kerja, semakin mengurangi pengangguran. Artinya, tingkat kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Dengan begitu, tingkat kemiskinan akan semakin berkurang, seiring dengan pertumbuhan iklim usaha dan pengusaha.

Pada kesempatan ini KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengapresiasi Para Pengusaha Kota Pangkalpinang, Profesi menjadi pengusaha adalah sebuah profesi yang sangat mulia dalam berkontribusi dalam memajukan Kota. Negera kita masih memerlukan sekitar 3,6 juta peluang atau lowongan untuk menjadi pengusaha. Kita mengimbau agar peran pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam menciptakan wirausahawan muda bisa ditingkatkan dengan cara berorientasi pada pembangunan ekonomi berbasis penciptaan wirausahawan-wirausahawan baru dari kalangan pemuda.

 

LIMA PILAR

 

Mencermati perekonomian di Kepulauan Bangka Belitung dalam Musyawarah KADIN Provinsi, Dewan Pengurus KADIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mencanangkan penguatan lima pilar ekonomi seraya melaksanakan good mining practice. Penguatan lima pilar tersebut menjadi TEMA BESAR yang juga diusung oleh Mukota VI.

Penguatan lima pilar tersebut adalah pariwisata, industri kreatif, kemaritiman/kelautan/perikanan, pertanian dan perkebunan serta perdagangan dan jasa. Penguatan lima pilar tersebut sangat relevan dengan Kota Pangkalpinang yang ramai dengan aktivitas perdagangan dan jasa yang merupakan muara dari pilar-pilar ekonomi lainnya.

Suatu kota memang memerlukan “landmark’.  Namun sebuah kota tidak berhenti pada icon dan landmark. Memahami citra dan identitas kota tidak hanya berorientasi pada keberadaan elemen-elemen fisik maupun kejelasan struktur kotanya namun yang lebih penting bagaimana keberjalinan antara manusia dengan artefak fisik dan kegiatan ekonomi dapat terbangun. Pada gabungan landmark dan kegiatan ekonomi tersebut akan terbangun “sense” yang memberikan makna bagi setiap orang yang tinggal di sebuah kota.

Kita berharap, KADIN Kota sebagai mitra pemerintah kota segera berkontribusi pada kehidupan Kota dalam kekhasan kehidupan sosial, budaya, ekonomi, politik, dan spiritualnya. Dengan demikian, Kota Pangkalpinang tidak hanya menjadi sumber kenangan (collective memory) masa lampau atau candradimuka penghuninya masa kini, melainkan juga sebagai arena berfantasi dan menyusun kehidupan di masa depan.

Penguatan lima pilar perekonomian ini dilakukan seiring dengan kearifan lokal dan didorong spirit BERGEMA, yakni bersama bersatu bergerak maju. Dengan harmonisasi seperti itu semoga KADIN Kota Pangkalpinang senantiasa berkontribusi secara ekonomi terhadap kemajuan KOTA PANGKALPINANG yang kita banggakan. SEKIAN.

 

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Xian you yi de

Om Santi, Santi, Santi, Om

Pangkalpinang, 1 Maret 2016

Ketua Umum Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

 

Ir Thomas Jusman MM